Menjadi sukses itu bukanlah suatu kewajiban, yang menjadi kewajiban adalah perjuangan kita untuk menjadi sukses.

Jumat, 21 Oktober 2011

Rakus, Ikan Besar Mati Saat Telan Lele

 

Lele tersangkut di tenggorokan. Ikan Pike pemangsa tak bisa bernafas. Ini jarang terjadi.

Dengan deretan gigi tajam dan insting sebagai predator, ikan Pike jarang menemukan lawan sepadan di air tawar.

Berada di jajaran atas rantai makanan, Pike memangsa apapun, serangga, ikan, katak, bahkan menelan bebek hidup-hidup.

Namun, entah karena terlalu percaya diri, putus asa, atau memang tamak, ikan seberat 5,4 kilogram itu mencoba menelan bulat-bulan seekor lele. Namun, akibatnya fatal, ia mati.

Pike sepanjang satu meter itu ditemukan mengambang di permukaan tambak perikanan Suffolk, dalam kondisi lele seberat 1,3 kilogram terjebak di tenggorokannya. Diduga ia mati tersedak saat berusaha menelan mangsanya. Padahal, diketahui Pike tersebut telah berkeliaran di kolam tersebut sejak 10 tahun terakhir.

Dr Bruno Broughton, penasihat ilimiah untuk Klub  Pike Anglers di Inggris mengatakan, Pike tersebut telah tersedak sampai mati. Sebab, lele mangsanya mencegah oksigen masuk ke insangnya. "Ikan Pike tak akan bisa bernafas. Ia makan, tapi tak bisa menelannya.

Broughton mengakui, kejadian seperti ini jarang. Sebab, biasanya Pike akan melepaskan ikan yang terlalu besar bagi mulutnya. "Pasti ada sesuatu dalam interaksi antara kedua ikan ini, yang menyebabkannya menjadi tersangkut seperti itu. Ini sangat jarang."

Sementara, David Walker, pemilik Hermitage Fisherie mengaku, ia mendapat peringatan tentang keberadaan 'ikan mengerikan' di dalam perairan.

Saat menyelidiki apa sebenarnya yang dimaksud, Walker mengaku terkejut. "Aku kaget melihat ikan besar degan kondisi tercekik ikan yang lebih keci," kata dia.

Secara terpisah, David Plampin, sekretaris kelompok pancing, Bury St Edmunds Angling mengatakan, insiden seperti itu nyaris tak pernah tedengar. "Pike diketahui memangsa bebek dan ikan seberat setengah kilogram, tak pernah mangsa sebesar itu," kata dia. (Daily Mail)

--